Eternal Sunshine of The Spotless Mind, Kisah Romansa Kacau dari Sebuah Puisi

2020-04-15 16:32:40

Theatrical Movie Poster

Sumber Foto : imdb





shierproject.com - Eternal Sunshine of the Spotless Mind adalah sebuah kisah cinta yang romantis sekaligus menyedihkan yang terinspirasi oleh kutipan puisi Eloisa to Abelard tahun 1717 ciptaan Alexander Pope . Kutipan puisi tersebut sukses dituangkan menjadi sebuah cerita bergenre romantic-science fiction karya sutradara Michel Gondry yang dirilis tahun 2004.

 

Cerita dari film berdurasi 1 jam 48 menit ini diceritakan secara terbalik dari akhir ke awal. Jangan berharap sesuatu yang sederhana dari cerita yang ditulis oleh Charlie Kaufman ini karena ceritanya dibuat dengan sangat unik dan sulit ditebak.

 

“How happy is the blameless vestal’s lot!
The world forgetting, by the world forgot.
Eternal sunshine of the spotless mind!
Each pray’r accepted, and each wish resign’d”


“Betapa bahagianya Perempuan yang suci!
Yang dunia lupakan, dan dilupakan oleh dunia.
Cahaya abadi dari pikiran yang suci!
Setiap doa dikabulkan, dan setiap permohonan diperbaiki"

 

Dibintangi oleh aktor yang terkenal dengan banyak perannya di film komedi yaitu Jim Carrey tidak disangka dapat memerankan Joel Barish dengan sangat apik. Berpasangan dengan Kate Winslet pemeran sosok Clementine Kruczynski perempuan manis yang moody dan impulsif sebagai lawan mainnya.

 

Aktor lain seperti Kirsten Dunts (Spider-Man - 2002) sebagai Mary Svevo, Mark Rufallo (The Avengers - 2012) sebagai Stan, Elijah Wood (The Lord of the Rings - 2001) sebagai Patrick dan Tom Wilkinson (Batman Begins - 2005) sebagai Dr. Howard Mierzwiak turut meramaikan film ini.

 

Apa yang membuat film ini istimewa sampai-sampai dibanjiri kritik positif dari kritikus, mendapat rating 8,3/10 di IMDB dengan 800 ribu lebih vote dan rating 93% di Rotten Tomatoes ?

 

Unpredictable Plot

 

Sumber : screenrant

 

Film ini dimulai dengan adegan di mana Joel berangkat kerja di pagi hari dan mengetahui bahwa mobilnya penyok seperti bekas ditabrak. Mengawali pagi dengan kondisi seperti itu, Joel memutuskan untuk bolos kerja dan pergi ke suatu tempat bernama Montauk di mana ia bertemu dengan Clementine.

 

Story Telling yang rapi membuatnya seolah-olah itu ada pertemuan pertama mereka padahal mereka sudah pernah bertemu sebelum ingatan mereka dihapus. Film ini menggunakan Narasi Non Linear dengan elemen Psychological Thriller yang membuat cerita lebih menarik.

 

Di awal cerita digambarkan hubungan antara keduanya baik-baik saja, namun konflik antara keduanya mulai terlihat satu-persatu saat kita mulai mengeksplor ingatan Joel dari akhir ke awal. Alasan demi alasan untuk berpisah mulai bermunculan mulai dari Joel yang tidak menginginkan anak, Clementine yang pulang dalam keadaan mabuk dan merusak mobil Joel sampai Joel yang cuek dan tidak mau terbuka dengan Clementine.

 

Saat sampai pada kenangan terakhir yaitu kenangan saat Joel dan Clementine bertemu, itulah saat terakhir Joel mengingat tentang Clementine sebelum Joel benar-benar melupakan Clementine. Lalu disambung dengan di awal film saat mereka pertama kali bertemu yang hanya selisih beberapa jam semenjak ingatan Joel terhadap Clementine dihapus.

 

Ending yang Bahagia dan Sedih

 

Sumber : youtube.com/movieclips

 

Kenapa endingnya bisa bahagia dan sedih ? sebenarnya Joel dan Clementine pada akhirnya tetap bersatu, namun baik Joel maupun Clementine saling menghapus ingatan mereka masing-masing saat hubungan mereka mulai memburuk dan akhirnya kembali saling tidak mengenal satu sama lain. Meskipun demikian, hal itu menyebabkan keduanya jatuh cinta berkali-kali dengan orang yang sama seolah-olah baru pertama kali bertemu.

 

Mereka saling melupakan satu sama lain, namun mereka masih mengingat sebuah tempat yaitu pantai di Montauk di mana tempat mereka bertemu. Adegan sebelum Joel benar-benar melupakan Clementine, mereka berdua berjanji di dalam pikiran Joel untuk saling bertemu di Montauk yang membuat mereka terus bertemu dan tidak terpisahkan.

 

Bisa dilihat adegan mereka saat bermain di salju pada adegan terakhir. Adegan itu berulang-ulang yang mengartikan mereka mengulangi hubungan mereka sebanyak itu yang mengartikan hubungan mereka kandas tetapi mereka terus kembali pada satu sama lain. Karena kita bisa menghapus seseorang dari pikiran kita, tapi tidak bisa menghapusnya dari hati kita.

 

Paduan Genre Romansa dengan Fiksi Ilmiah

 

Sumber : medium

 

Siapa sangka film ini mengeksplor ingatan dari seorang Joel Barish yang ingin melupakan Clementine dari pikirannya mulai dari kenangan terakhir sampai saat pertama kali bertemu. Diceritakan bahwa hubungan Joel dan Clementine berakhir dan Joel memutuskan untuk menemui seorang dokter ahli yaitu Dr. Howard Mierzwiak dalam menghapus ingatannya setelah mengetahui bahwa Clementine telah melakukan itu terlebih dahulu terhadap ingatannya sendiri. Tentunya teknologi atau metode penghapusan ingatan tersebut belum ada saat itu.

 

Proses penghapusan ingatan dimulai dengan merangsang bagian tertentu di otak yang masih terstimulasi karena kenangan-kenangan dari barang tertentu yang tujuannya untuk melakukan pemetaan terhadap bagian otak. Eksplorasi ingatan dimulai pada kenangan terakhir dari sesuatu yang ingin dilupakan sampai ke kenangan pertama. Penghapusan dilakukan oleh Stan dan Patrick pada malam hari saat yang bersangkutan sedang tidur hingga nanti bangun dalam keadaan tidak mengingat hal yang ingin dilupakan.

 

Salah satu plot twist yang ditampilkan dalam film ini salah satunya muncul dari asisten dokter yaitu Mary yang ternyata ingatannya juga pernah dihapus karena memiliki hubungan sang dokter yang terbongkar saat sedang menghapus ingatan Joel.

 

Theme Song yang Memorable

 

Sumber : cinemunch

 

Jon Brion menjadi musisi yang menggubah soundtrack film ini yang dirilis di album dengan nama yang sama. Artis lain seperti The Polyphonic Spree, The Willowz dan Don Nelson turun mengisi lagu di album ini. Album ini mendapat respon yang positif dari kritikus karena dianggap mampu menyatu dengan plot cerita dan menggambarkan suasana serta emosi yang pas. 

 

Film ini diakhiri dengan lagu berjudul Everybody's Got to Learn Sometimes yang diputar saat Joel dan Clementine sedang bermain di salju.

 

Chemistry Dua Orang dengan Sifat yang Berbeda

 

Sumber : vanity fair

 

Joel adalah seseorang yang pemalu dan cuek dengan hidup yang kurang menarik. Sedangkan Clementine lebih ramah, percaya diri, labil bahkan pecicilan dengan penampilan eksentrik yang diekspresikan dari penampilan yang penuh warna nyentrik mulai dari baju sampai rambut.

 

Clementine yang kelewat ramah dengan manjanya bersandar di bahu Joel saat mereka pertama bertemu atau Joel yang malu-malu saat Clementine menyapanya pertama kali ternyata menjadi penggabungan 2 karakter yang menarik. Adegan-adegan tersebut membuat yang nonton mungkin senyum-senyum sendiri.

 

Mungkin awalnya chemistry mereka berdua seolah-olah dipaksakan karena terlalu cepat untuk bisa sedekat itu pada awal pertama kali bertemu. Namun ternyata walaupun mereka tidak saling ingat satu sama lain, seakan-akan ada keterikatan diantara mereka sehingga begitu mudah bagi mereka untuk akrab dan kembali bersatu.

 

 

Akhir Kata

Film yang dirilis 16 tahun yang lalu ini sudah sepantasnya untuk memenangkan Best Original Screenplay di ajang Penghargaan Oscar. Cerita yang unik, akting yang patut diacungi jempoltheme song yang memorable membuat film ini recommended untuk ditonton cocok untuk kalian yang mencari referensi film bergenre romance dengan alur tidak biasa.



Sumber : shierproject






#Tags



#Jim Carrey